Kamis, 06 Oktober 2011

Putri Indonesia 2011, Lebih dari sekedar kecantikan & penampilan.




  38 Finalis Putri Indonesia 2011

 
"Saya melihat diri saya sebagai perempuan yang diberkati dengan inner beauty. Saya juga dibesarkan dengan prinsip hidup yang hebat dari keluarga saya. Dan yang terpenting adalah sikap saling menghargai satu sama lain," tutur Leila Lopes~Miss Universe 2011




Wimmy menjelaskan Sejarah & Wisata Indonesia di World Trade Market, London.

Wimmy diangkat menjadi Duta Perdamaian, oleh UPF dan Jurrist Makara

promosi wisata masyarakat pedalaman asli di NTT

Wimmy, sharing motivasi & pengalaman bersama SD Cikini

Kecantikan fisik dan kepribadian Miss Universe 2011, Leila Lopes (25) membuktikan ajang pemilihan ini bukan sekadar memilih perempuan cantik dari luar. Miss Universe harus mampu menginspirasi perempuan muda, menjadi sosok yang layak dibanggakan. Bukan hanya dibanggakan negara asalnya, namun juga menjadi panutan dunia. Berbagai acara di puluhan negara dunia pun ingin menghadirkan Leila Lopes, mulai perusahaan, maskapai penerbangan, Polri hingga Lsm Lingkungan dlsb, bahka harus merogoh kocek ratusan juta rupiah per jam ! Maskapai Garuda Indonesia saja perlu menerbangkan dan mendatangkan miss Universe pada th 2009 untuk meyakinkan Eropa, bahwa Garuda Safe dan Nyaman dengan mengeluarkan milyaran rupiah.


Putri Indonesia perlu  menunjukkan kharismanya, mengutarakan pendapat pemikiran secemerlangnya, sekaligus kebanggaan menjadi dirinya sendiri, dengan kerpibadiannya yang nyata.


Ajang Pemilihan Putri Indonesia  2011 juga bukan sekadar adu penampilan atau kecantikan. Melalui kompetisi, perempuan muda bisa belajar berkomunikasi dan berjejaring di tingkat pergaulan nasional dan terus ke dunia Internasional, sekaligus mengharumkan nama bangsa.


Doaku tuk putriku, Wimmy  you Can, you can be what  You are ! as you often say, There is nothing Impossible ! Pesanku, Yang Terbaik Yang Terpilih. Jadi Tulus saja ~ Nothing to Loose !





Selasa, 27 September 2011

Temu kangen 80 ers,





Cengkarut gejolak intelektual & kampus UI hadapi neo-kolinisasi ekonomi, mestinya sebebasnya berfikir tiada penjajahan dari literatur yg menjajah. Apalagi ilmu2 sosial termasuk ekonomi, pemikiran harus sewaras warasnya, jika memang harus menilai salah / keblinger, bahkan beresiko berhadapan dg arus besar intelektual yg terjajah. Inilah tantangan besar sikon Indonesia yg terjajah.

Selasa, 23 Agustus 2011

Satu dasawarsa lebih...Maluku Manise kini gapai Perubahan

anak2 ini sungguh menggoda puasa ditengah dahaga, di sungai depan pantai Jiku Merasa !

buka puasa bersama Rhenald dengan Pastor Oce di rumah Kyai.

makan bareng di rumah Pastor Oce.

Kini, peraih rekor Muri masakan Ikan diraih Putra Maluku.

Ajari budidaya tanaman Langka 

Bandara Ambon

Kini...puluhan ribu ternak sapi berkembang di Pulau Buru

"WELCOME Rhenald " demikian sambutan Nona-nona Manise Maluku di rumah Pastoran penuh Harap ! Jika saja mereka di Jakarta, mungkin ada yang jadi None Jakarta di masa depan..!

"WELCOME Rhenald" so welcome Ladies Manise Moluccas in the Rectory house full Please! If only they were in Jakarta, there may be None Jakarta in the future ..! 

Do not feel has been twelve years Maluku Province  now feels more alive, comfortable and dynamic  reach the future. Physically, though no visible wounds after long conflict in 2000's.
Roads opened up to vilages, trasnport air-sea & land smoothly. Ambon made entrance to the airport Friday, and far better than ten years ago. Flows from Jakarta to Ambon more often with new and larger aircraft. Just for the district of the island ~ has not changed, still as before, 2-3 times a week. The aircraft is also still a small size or with a boat propeller blades Fery but take 12 x longer. Electricity has been burning almost 24 hours in different cities of the island, to the islands, although several outages in the morning, for cooling the generator. 


Stretching socioeconomic, hemmmm quite conducive, harmony has been restored, the wound had forgotten the past, in the market, park, harbor, shops, entertainment daily until neighbors in the community both in Ambon city or town districts such as Namlea, Masohi etc.. 


Curious if it's just strings attached, we take the journey together from 2 (two) friends of Muslims & Christians, to the interior of the social safari Ramadan, while the real test in fasting. We pick the house rectory Father Oce crossed together to Namlea Ambon. Our discussion along the way on the ship, apparently regarding the welfare or economic problems as the root of the main problems and who pose a challenge to society, both among the Muslims or Christians. Welfare problems (economic) challenges ahead, ranging from a basic one: How did the youth bsa work (involved), produce, enjoy life and achieve prosperity and progress onward. Especially with the unemployment gap is large, it could be a "fire in the chaff". Next, turn the soul & body, culture, culture and art as a strengthening estitic (adhesive factor) in building the harmonization of cross-community (ethnic, religious and across generations). 


Considerable challenges they face, with an abundance of existing natural sumber2 (sea, garden, livestock, minerals etc.). Where do we start? while resources are extremely limited capital resources. While the financing of the budget sumber2 Country / Region actually quite a lot ~ but large enough that useless as a general pattern throughout the region and nationally and it is difficult to accommodate the methods / right pattern with the use of formal procedures of state budget / regions. 


Can only be grateful to undergo social safari in the month of Ramadan in the Maluku region with two different people for one common purpose: leading change in the future to achieve prosperity & progress reach. Luckily, now head of the doctoral program comes companions UI, Prof. Rhenald "Change" Kasali, as a friend to bring changes to people of Maluku. "Welcome Rhenald" as their welcome, Sweet Lady Maluku (Manise) in the rectory house, the boys in the house Kyai, and people full of hope!

Pantai Jikumerasa di pulau Buru...air bagai Kristall sangat Jernih !

Tak terasa sudah dua belas tahun lebih Maluku kini terasa lebih hidup, nyaman dan bergeliat menggapai masa depan. Secara fisik, seolah tiada nampak bekas2 luka konflik panjang pada tahun 2000 an.


Infrastruktur jalan dibuka hingga ke padalaman, trasnport udara -laut & darat lancar. Pintu masuk Ambon di buat dengan bandara anyar, dan jauh lebih bagus dibanding sepuluh tahun silam. Arus dari Jakarta ke Ambon makin sering dengan pesawat baru dan lebih besar. Hanya untuk ke kabupaten pulau ~ belum berubah, masih seperti semula, 2-3 kali seminggu. Pesawat juga masih ukuran kecil baling baling atau dengan kapal Fery namun makan waktu 12 x lebih lama. Listrik sudah menyala hampir 24 jam di berbagai kota pulau, hingga ke pulau pulau, meski  beberapa kali padam di pagi hari, untuk mendinginkan genset.


Geliat sosial ekonomi masyarakat, hemmmm lumayan kondusif, harmonis sudah pulih, sudah  melupakan luka masa lampau, di pasar, parkir, pelabuhan, toko, hiburan hingga sehari hari bertetangga di masyarakat baik di Ambon atau di kota kota kabupaten seperti Namlea, Masohi dll.


Penasaran apakah itu hanya basa basi, kami tempuh perjalanan bersama dari 2 (dua) sahabat Muslim & Nasrani, hingga ke pedalaman dalam safari sosial Ramadhan, sambil menguji nyata dalam berpuasa. Kami jemput Pastor Oce di rumah Pastoran Ambon menyeberang bersama ke Namlea. Diskusi kami sepanjang jalan di kapal, ternyata menyangkut kesejahteraan atau masalah ekonomi sebagai akar masalah utama dan yg menjadi tantangan bagi masyarakat, baik dikalangan Muslim atau Nasrani. Masalah kesejahteraan (ekonomi) menjadi tantangan kedepan, mulai dari yang mendasar: bgaimana pemuda bsa bekerja (terlibat aktif),  menghasilkan, menikmati kehidupan   dan seterusnya raih kesejahteraan dan kemajuan. Kesenjangan apalagi dengan pengangguran yang besar, bisa menjadi "api dalam sekam".  Selanjutnya, menghidupkan jiwa & raga, budaya, kebudayaan dan kesenian sebagai estitika yang mempererat (faktor perekat) dalam  membangun harmonisasi lintas masyarakat (etnis, agama dan lintas generasi).


Cukup besar tantangan yang mereka hadapi, dengan kelimpahan sumber2 alam yang ada (laut, kebun, ternak, mineral dlsb). Dari mana kami mulai ? sementara sumber sumber modal sungguh sangat terbatas. Sementara sumber2 pembiayaan dari anggaran Negara / Daerah sesungguhnya cukup banyak ~ namun cukup besar yang sia sia seperti pola umum di seantero daerah dan nasional dan sulit mengakomodasikan metode / pola yang tepat dengan prosedur formal penggunaan anggaran negara / daerah.


Hanya  bisa bersyukur bisa menjalani safari sosial di bulan Ramadhan di wilayah Maluku dengan 2 masyarakat berbeda untuk satu tujuan yang sama :  menjelang perubahan kedepan untuk raih kesejahteraan & gapai kemajuan. Beruntung, kini datang sahabat kepala program MM  UI, Prof Rhenald "Change" Kasali, sebagai sahabat untuk membawa perubahan masyarakat Maluku. "Welcome Rhenald" demikian sambutan mereka, nona nona Manise di rumah Pastoran, para pemuda di rumah Kyai, dan masyarakat  penuh harapan !

Sabtu, 16 Juli 2011

Rencana B Muncul tentang Utang Tenang Cara untuk Menjaga Pemerintah AS Dari Default

WSJ's John McKinnon details the current state of debt-ceiling talks in Washington. A plan put forth by Sen. Mitch McConnell would give President Obama the power to raise the debt limit through 2012 in three installments.

Sebuah rencana cadangan untuk memotong defisit federal dan menjaga pemerintah AS mendapatkan momentum dari default Kamis bahkan sebagai Presiden Barack Obama dan para pemimpin Kongres berhenti negosiasi mereka untuk menentukan apakah mereka dapat mencapai kesepakatan.

Ratcheting tinggi tekanan Washington untuk menyerang kesepakatan, Standard & Poor untuk pertama kalinya mengatakan ada kemungkinan 50% akan menurunkan rating jangka panjang hutang AS dalam waktu tiga bulan karena kemungkinan default adalah "meningkat" dan
perdebatan politik tentang pengurangan defisit dan langit-langit utang itu "hanya menjadi lebih terjerat." AS telah memiliki ikatan-rating AAA dari S & P selama 70 tahun.

B Rencana disebut adalah mengambil bentuk dalam diskusi yang tenang antara Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid (D., Nev) dan pemimpin Republik Mitch McConnell (R., Ky), jauh dari Gedung Partai Republik tidak bahagia yang tidak mendukung pendekatan
.


Ini akan menghubungkan paket pemotongan pengeluaran untuk rencana Mr McConnell diusulkan awal pekan ini yang akan memberi presiden kekuasaan untuk menaikkan batas utang hingga tahun 2012 dalam tiga angsuran, kecuali dua pertiga Kongres memilih untuk blok itu. Ini mungkin tidak akan menyertakan semua kenaikan pajak, seorang pembantu Demokrat senior yang akrab dengan diskusi mengatakan.

Tuan McConnell dan Reid juga mengeksplorasi ide untuk menciptakan sebuah komite untuk mengidentifikasi lebih lanjut langkah-langkah pengurangan defisit dan memaksa pemungutan suara kongres pada kemasan. Mekanisme akan sama dengan komisi setelah dibentuk oleh Kongres untuk membuat pilihan politik yang sulit untuk menutup pangkalan militer.

Ide-ide menghadapi rintangan politik dan prosedural yang sangat besar, terutama di Gedung mana konservatif bertekad untuk terus menekan untuk pemotongan belanja lebih dalam, dan bahkan pemimpin Senat mengatakan mereka jauh dari menemukan jalan tengah yang mereka cari. Namun upaya tersebut telah memperoleh traksi sebagai waktu berjalan keluar untuk mencapai kesepakatan pengurangan defisit oleh 2 Agustus, ketika Departemen Keuangan mengatakan pemerintah AS akan kehabisan uang tunai untuk membayar tagihannya.

Obama dan anggota parlemen atas berkumpul di Gedung Putih Kamis untuk hari kelima pembicaraan yang bertujuan mencapai kesepakatan bahwa Partai Republik telah dikaitkan dengan setiap kenaikan $ 14290000000000 membatasi pinjaman pemerintah.


Setelah menghabiskan satu jam dan 20 menit memilah-milah potensi penghematan dalam program hak dan melalui kenaikan pajak, Obama menyarankan para pemimpin kembali ke anggota mereka dan mencari tahu hari Sabtu seperti apa kesepakatan adalah mungkin, seorang pejabat Demokrat akrab dengan pertemuan itu mengatakan .

"Jika dia belum mendengar kabar lagi dari mereka dengan rencana aksi dalam kerangka waktu, ia mungkin panggilan lain pertemuan untuk akhir pekan," kata pejabat Demokrat.

Apa yang muncul sebagai hasil yang paling mungkin adalah rencana berdasarkan Tuan McConnell dan bekerja Reid, seorang pejabat Demokrat akrab dengan perundingan mengatakan. Ini akan mencakup sekitar $ 1 triliun pada pengurangan defisit, tapi tidak akan datang dengan kenaikan pajak atau Medicare tabungan, kata pejabat itu. Ini bisa termasuk perpanjangan asuransi pengangguran, kata pejabat itu, yang biaya $ 40 miliar dan akan diimbangi oleh pemotongan belanja.

Obama disarankan dalam pertemuan hari Kamis bahwa para pemimpin keringanan pajak akhir bagi produsen etanol, perusahaan minyak dan gas dan pemilik jet perusahaan, dan offset kenaikan pajak mereka dengan perpanjangan kredit pajak gaji bagi karyawan, seorang pejabat Demokrat akrab dengan pertemuan itu mengatakan, tapi Republik mengatakan mereka tidak akan mendukungnya.

Obama mengatakan dia masih lebih suka rencana lebih besar, tetapi satu-satunya cara untuk mendapatkan bahkan untuk kesepakatan 2000000000000 $ adalah termasuk kenaikan pajak, yang menentang Republik datar, atau pemotongan Medicare, yang Demokrat menentang tanpa konsesi dari Partai Republik pada pajak. Obama akan menggelar konferensi pers Jumat pagi.

Tanda-tanda Endgame potensial dibuat oleh para pemimpin Senat datang setelah seminggu pertemuan tegang. Sebelumnya Kamis, Mr Reid mengatakan Rumah Pemimpin Mayoritas Eric Cantor (R., Va), yang telah pertukaran dipanaskan dengan Mr Obama di sesi Rabu, "telah menunjukkan bahwa ia seharusnya tidak berada di meja" dalam negosiasi.

Mr penyanyi telah disajikan suara GOP paling vokal dan bertekad oposisi terhadap kenaikan pajak dalam pembicaraan Gedung Putih, dan dipandang sebagai kekuatan kunci dalam menggelincirkan upaya Ketua DPR John Boehner untuk kerajinan kesepakatan pemotongan defisit besar dengan Obama. Seorang juru bicara penyanyi menanggapi Mr Reid dengan mengatakan, "Ini bukan pertanyaan tentang kepribadian."

Mr penyanyi tetap diam pada sidang Kamis itu lebih praktis, menurut pembantu penjelasan tentang pertemuan tersebut.

Para pejabat pemerintah mengatakan para pemimpin harus mencapai kesepakatan pada akhir pekan depan untuk mendapatkan tagihan berlalu sebelum 2 Agustus.

Kelumpuhan Washington adalah memicu keprihatinan di seluruh dunia mengenai apakah para pembuat kebijakan akan bertindak segera. Peringatan terakhir dari peringkat perusahaan-Moody Investor Services 'mengatakan pada Rabu bahwa itu adalah meninjau utang pemerintah AS untuk kemungkinan downgrade-sangat penting karena mereka dapat mendorong keputusan investor.

S & P mengatakan Kamis bahwa anggota parlemen bahkan jika dan Gedung Putih mencapai kesepakatan jangka pendek untuk meningkatkan plafon utang, masih bisa menurunkan utang jangka panjang AS jika merasa "penyesuaian masa depan untuk langit-langit utang cenderung menjadi subyek politik manuver. "

Bagi China, yang memiliki tumpukan terbesar di dunia valuta asing dari $ 3 triliun diperkirakan dua pertiga dari dalam dolar-ketidakmampuan untuk menyelesaikan sengketa utang langit-langit, dan masalah defisit jangka panjang, sangat mengkhawatirkan.

Cina telah lama berbicara diversifikasi, dan pejabat mengatakan pada tahun lalu bahwa Beijing telah membeli utang lebih Eropa.

"Kami berharap pemerintah AS mengadopsi kebijakan bertanggung jawab untuk melindungi kepentingan investor," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei, yang pemerintahnya diadakan setidaknya $ 1152000000000 dalam sekuritas Treasury sebagai April, dan kreditur pemerintah AS terbesar.

Rencana Mr McConnell akan memiliki tes pertama Jumat ketika House Republik mengadakan pertemuan kaukus. Mereka menolak gagasan itu ketika ia mengusulkan hal itu Selasa tanpa pemotongan belanja terpasang, mendorong Mr Boehner untuk menyatakan bahwa ia tidak dapat melewati ruangan.


Pada hari Kamis, Mr Boehner membuka pintu untuk usulan Mr McConnell. "Apa yang mungkin terlihat seperti sesuatu yang kurang dari hari yang optimal, jika kita mampu untuk mendapatkan kesepakatan, mungkin terlihat cukup bagus beberapa minggu dari sekarang," kata Mr Boehner.

Dalam sebuah wawancara radio Kamis dengan talk show konservatif Hugh Hewitt, Mr McConnell mengatakan ia ingin dimasukkan dalam undang-undang nya ketentuan mendirikan sebuah komite kongres khusus-terdiri dari sama-sama Demokrat dan Republik dari kedua DPR dan Senat-yang akan mengidentifikasi hak penghematan untuk mengurangi defisit. Ini akan diperlukan untuk melaporkan kembali pada akhir tahun dan temuannya akan dibawa ke DPR dan Senat pada basis.Mr "dipercepat''. McConnell mengusulkan undang-undang untuk memberikan kewenangan presiden untuk menaikkan batas utang akan lulus pertama oleh Senat, kemudian dikirim ke DPR, dan termasuk pemotongan belanja yang muncul dari negosiasi Gedung Putih "Kuncinya adalah, akan presiden setuju untuk sesuatu yang mayoritas Partai Republik di DPR akan berlalu.,''katanya.

Selama pertemuan Rabu mereka, Obama memuji Mr McConnell untuk proposal nya, pejabat Demokrat akrab dengan pertemuan itu mengatakan. Dia juga tidak bulu pada gagasan menjadi bertanggung jawab membesarkan langit-langit utang. "Jika Senator McConnell ingin aku memakai jaket itu untuk itu, saya senang memakai jaket itu," kata Obama, menurut para pejabat Demokrat.

(Plan B Emerges on Debt , Sens. Reid, McConnell Quietly Discuss Way to Keep Government From Default)

Kamis, 16 Juni 2011

Matahari untuk Keadilan

   Sudah 65 tahun Indonesia merdeka, namun baru 65% rakyat Indonesia teraliri Listrik. Pengadaan listrik nasional oleh PLN pun terus disubsidi Negara, mencapai nilai Rp.58 trilyun pada 2010/2011 ! Sungguh ketidak adilan yang masih dirasakan oleh 35% rakyat Indonesia diberbagai pelosok tanah air. 

     Pada saat kita alami booming Minyak & Gas bumi, kita lengah, merencanakan dan mengambil langkah jalan pintas: mengadakan pembangunan pembangkit listrik dari Diesel / Genset, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kini dengan harga BBM yang melonjak & Indonesia harus mengimpor 50% BBM tersebut, pengadaan listrik Nasional menjadi "beban beaya nasional" yang sangat besar. Beban subsidi tersebut terus mengancam kelangsungan pasokan energi listrik dan bahkan menjadi masalah serius dalam keberhasilan Negara dalam memenuhi keadilan, kesejahteraan dalam pemenuhan listrik.

    Kini pembangkitan gegap gempita beralih dengan bahan batu-bara NAMUN ditengah gencarnya penguasaan tambang swasta dan ekspor ke Luar negeri, demikian juga bahan baku Gas, justru terjadi Anomali sebagai negara dengan deposit besar Gas Alam tetapi malah menjadi negara Importir Gas. Berbagai kesalahan dalam pelaksanaan amanat UUD'45 ~ pasal 33, dan Kesalahan Paradigma menadasar pembangunan nasional (paradigma Pembangunan dengan Pertumbuhan dan Investasi), telah menjadi penyebab utama "masalah serius Indonesia.

      Setelah 65 th kini, apakah kita akan terus terjebak dalam berbagai kesalahan ?. Sejalan dengan perubahan mendasar, Indonesia sudah seharusnya membangun pembangkitan energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ~ yang praktis,, tersedia dan mudah dipasang di berbagai pelosok tanah air yang terpencil ~ TANPA  HARUS  MENUNDA PELAKSANAAN  AZAS KEADILAN   bagi SELURUH  RAKYAT INDONESIA. 

     Saatnya kita harus membangun Kemandirian Industri modul / panel surya, mengembangankan lampu LED, Aki kering, Lythium dan perangkat pelengkap seperti Power control dan Inverter (untuk merubah aurs DC ke AC), dengan membangun "KECERDASAN" anak anak bangsa, perusahaan BUMN  dan swasta, untuk menjelang KEMAJUAN,  EFISIENSI (MAKIN MURAH) dan MAKIN MANDIRI scr Berkelanjutan.

       Strategi mendasar cukup mudah: alokasikan Rp. 6-7 trilyun / tahun untuk Ketangguhan Industri PLTS Nasional (BUMN & Swasta), dengan MENETAPKAN  KESUNGGUHAN PEMIHAKAN PASAR (Pembelian) terhadap PRODUK DALAM NEGERI dengan HARGA YG EFISIEN maka akan memacu KEMAJUAN ! Dan Subsidi pun akan terus berkurang drastis. Daripada NEGARA terus Sempoyongan menanggung Subsidi.

   




MAKA  SUNGGUH  Hina !

Rabu, 01 Juni 2011

Congrats to lovely Syiki

Congrats to lovely Syiki  who just win 2nd winner Miss Foreigners in Russia ! 
duh senang banget deh, 
walaupun ketawa dan nari bagai robot...
maklum studi teknik penerbangan.. pizzz ya. 
Syiki ~You  beautify Indonesia ! 




Kamis, 12 Mei 2011

Bill Gates thinks big, spends big in push for energy innovation

"We need a breakthrough; we need multiple breakthroughs."

"We need a breakthrough; we need multiple breakthroughs."  Microsoft co-founder Bill Gates is investing more of his own time and money in the search for clean energy and solutions to climate change.

Gates is moving into a third arena, after software and philanthropy, and is using his Kirkland-based incubator, BGC3, to fund related science.

"The more I learn about this problem, the more I see it as super critical," he said. "We need a breakthrough; we need multiple breakthroughs." Gates spoke Tuesday to a sold-out audience at a fundraising breakfast in Seattle for the nonprofit Climate Solutions.

Gates said he has been meeting with energy experts, reading up on the latest science and investing in startups, such as Bellevue-based TerraPower, which is designing a new kind of nuclear reactor intended to run for decades on depleted uranium. He also started the American Energy Innovation Council with a group of senior corporate executives, which has tried unsuccessfully to persuade U.S. political leaders to double government funding for basic research.

Science and market-based technology solutions have the potential for huge advances, Gates said.  "The capitalistic format ... is the main area where energy innovation is going to take place," he said. Gates is unlikely to make energy a focus of the philanthropic work of the Bill & Melinda Gates Foundation, which concentrates on needs of the poor, but certain things like biofuels for small farms in Africa or Asia might play a role.

His growing involvement in clean energy hasn't been without controversy.
He rankled some with comments that appeared dismissive of small-scale renewable energy at a conference last week in New York. "If you're interested in cuteness, the stuff in the home is the place to go," he said in an interview with Wired Magazine. "If you're interested in solving the world's energy problems, it's things like big [solar projects] in the desert." 

Gates might not give adequate emphasis to less exciting options, such as improving energy efficiency or rapidly deploying existing solutions, said KC Golden, policy director at Climate Solutions, but his focus on technology innovation is badly needed.
"Not surprisingly given his background, that's his primary emphasis," Golden said in an online conversation after the event. "It's not everything that needs doing, but it's great he's doing it."

Golden appreciates Gates' ability to think big. "I want to participate in a real revolution, not make futile gestures," Golden said. "That's why retreating back to just private and local action alone won't work." In his own speech, Golden acknowledged that even if the U.S. reduced carbon emissions to zero, the world would still be "swamped by just a few months of growth in the Asian economy."

Profitable solutions that can be applied globally are needed.
"What we can do is pioneer a new path to prosperity that works for us and billions of people across the world," Golden said. Gates had some critical jabs at politicians, saying the optimism he feels when meeting with scientists fades when he thinks about "the political elements that should be in place" by now, such as pricing for carbon.
"The lip service that has been paid to energy innovation over the last few decades has been disappointing," he said.

The Energy Innovation Council's recommendations include establishing a national energy plan with concrete and measurable energy targets that various technologies and companies could compete to reach.

In making the case for increased government support for basic research and development, Gates said he and other business leaders met with President Obama.
"He said nice things, and I think he meant them," Gates said. "In a normal fiscal environment we probably would have been successful." Still, Gates added that "I'm kind of stunned we can't get more bipartisan view on this R&D piece. It's about jobs and innovation."

While China has surged ahead in some areas, such as solar-panel production, the U.S. remains dominant in the power to innovate in the sciences, Gates said.
Innovation thrives where the top universities and best environments for high-risk startups are.

"I know of 100 great new energy ideas," Gates said. "I'd say 70 percent of them are based in the United States, even if they are looking at doing some manufacturing [in China]." China is a necessary part of the solution because it's a much bigger market for energy than the U.S., he said.

Yet scientific innovation is an area where "the world counts on America to do well."
At the same time, it's important to take advantage of "practical, real-time solutions where we live," said McKinstry CEO Dean Allen, another speaker. About 70 percent of electricity produced in America goes to buildings and other physical infrastructure, Allen said. "What we've learned is 50 percent of the energy our customers use in their facilities is pure waste."

Eliminating energy waste from commercial and government buildings alone could cut emissions at a level equivalent to eliminating 200 coal-fired power plants, he said.
Allen raised a note of caution about too much reliance on "spectacular breakthrough technologies" as silver bullets. Much like reform in education, he said, "it's often not best to wait for Superman."

Kristi Heim: 206-464-2718 or kheim@seattletimes.com